Sunday, March 22, 2009

Anak kecil yang merasa belum dewasa, belajar dari banyak hal

Judulnya mungkin gak bakal nyambung sama apa yang aku tulis. Aku hanya ingin menulikan hal-hal kecil yang aku ingat dan membuat aku terbelalak 'Wow, sungguh menyenangkan hidup ini'. ceritanya begini :

Sabtu ini aku menumpahkan segelas kopi di lantai kamar. Hanya gara-gara aku penasaran satu butir almond yg tadinya bertenger rapi di atas donat yang aku makan, tiba-tiba melompat kesenggol jatuh di bawah tempat tidurku. Langsung aku beratraksi, turun untuk mengintipnya, nungging dengan suksesnya.

Tiba-tiba, prang, gelas jatoh, kena kaki, kopi tumpah, hasratku untuk minum kopi sambil makan donat pagi-pagi langsung musnahh. Kopi yang baru ku-sruput sekali ituuu, tumpaaahhh.

Yaaa, bukan kopinya sih yg aku pikirkan. Tapi tumpahan kopi itu mengalir ke balik kolong tempat tidurku dan artinya AKU HARUS NGEPEL LANTAI SAMPAI KE KOLONG-KOLONG TEMPAT TIDURKU, padahal: AKU PALING TIDAK SUKA PEKERJAAN MENGEPEL LANTAI, dan asal tau aja LANTAI KAMARKU TERAKHIR AKU PEL BULAN JULI 2008.

Uhuk uhuk uhuk, segalanya berharga, gak ada yg sia-sia. Hikmahnya : tentu saja aku harus, terpaksa dan bersusah payah mengepel lantai. Dan hasilnya : kamarku bersih dan haruummm, sambil sekalian olah raga di pagi hari. Huekekeke...

Tapi teteup, aku paling gak suka mengepel lantai!!! susah bowww...

Sunday, March 15, 2009

Kenapa sih gak dari dulu? *semua pasti ada hikmahnya

Alhamdulillaaahh, akhirnya aku bisa inget akun untuk posting di blog-ku ini. Oke, oke, aku berfikir untuk menulis lagi di sini.

Btw, aku pengin impor data dari blog-ku yg lain2. hmm bisa ngga ya?

Monday, March 09, 2009

Tiba-Tiba Banyak Acara Musik

Kurang lebih dua tahun yang lalu, penonton susah menemukan tayangan berbau musik di televisi, kecuali Global TV yang setia berkolaborasi dengan MTV menayangkan MTV Ampuh dan sebagainya. Padahal bila diadakan kilas balik, penonton pasti masih ingat dengan Clear Top Ten dan Delta. Meski sama-sama ditayangkan oleh RCTI, dua acara itu lumayan membawa angin segar variasi acara televisi, terutama bagi penikmat musik. Ada juga ANTV, kalau tidak salah, yang waktu itu berkolaborasi dengan Channel V menayangkan video tanpa presenter yang menyertai. Pengetahuan penonton akan musik dalam maupun luar negri dijamin update.

Di tengah-tengah keterbatasan acara musik di televisi, SCTV muncul dengan Inbox berdurasi sekitar satu jam. Sayangnya entah mengapa Inbox hanya menyajikan musik dalam negeri. Kendati demikian, cukuplah, aku yg waktu itu sedang mengerjakan skripsi dan dijelang saat-saat menganggur, terhibur dengan Inbox. Ada sih tambahan acara musik, tapi tidak rutin misalnya Karnaval SCTV dan TOP HITS RCTI. Tapi gak begitu suka acara yg live begitu.

Tapi tak mau kalah dengan SCTV, tau-tau RCTI melempar Dahsyat dengan konsep yang bagus. Aku pikir dana yang dibutuhkan untuk menyewa lokasi dan membuat panggung outdoor seperti di Inbox bisa dihemat oleh Tim Dahsyat dan dialokasikan untuk membayar presenter sekelas Luna Maya, Olga dan Raffi yang lagi naik daun. Terbukti mereka bertiga akhirnya yang mendongkrak rating acara tsb. Gaya mereka kocak, interaktif dan kompak membuat penonton begitu terhibur. Selain itu, bintang tamu yg dihadirkan beragam setiap harinya jarang sekali sama.

Inbox yang lebih dulu ada malah monoton menghadirkan The Sisters, Ardina Rasty dan The Aldys, sampai aku bosan dibuatnya. Dahsyat dengan durasinya yang lebih panjang berhasil menghadirkan lebih banyak video musik.

Tayangan musik lainnya bermuculan, sebut saja Kiss Vaganza dari Indosiar, On The Spot dari Trans 7 dan Derings dari Trans TV. Hohoho, tampaknya musik kini jadi dagangan yang laris manis kembali, karena band-band lebih cepat bermunculan daripada dekade sebelumnya.

Bagus, bagus, hidup jadi lebih berwarna dengan banyak acara musik. Tapi aku masih menunggu stasiun TV yang berani membeli musik-musik dari luar negeri dan membuat pengetahuan musik luar penonton televisi juga ter-upgrade.

Kisah sebuah nama

Nama, satu hal yang susah untuk kuingat. Kenalan sama orang, tidak sampai beberapa detik kemudian sudah lupa lagi namanya. Parahnya yang aku ajak kenalan itu malah justru ingat namaku. Yang namanya artis, kalau tidak ku idolakan, aku tidak akan hafal namanya. Makanya aku suka heran sama orang-orang yang hafal hampir segala jenis artis, terlebih aktris atau aktor Hollywood. Teman-teman sekolah banyak yang kenal aku dan tahu namaku, tapi payahnya ketika diajak ngobrol aku lupa siapa namanya.

Suatu ketika ada juga yang nostalgia karena ternyata satu almamater SMA denganku, eh aku ditanya siapa nama wali kelasku, aku lupa. Siapa guru Fisika, Bahasa Inggris dan guru olahraga, lupaaa semua.

Kata orang, otak manusia sebenarnya kapasitasnya begitu besar, tapi mengapa untuk mengingat sebuah nama saja susahnya minta ampun. Maafkan aku.

Friday, February 27, 2009

Kisah blogku yang dulu

Aku hampir putus asa ketika memutuskan untuk membuat blog yang baru. Pasalnya tiga blog yang aku buat sebelumnya, bermasalah. Bahkan terakhir aku susah payah memutar otak, mengingat-ingat account apa yang aku gunakan, fyuh...gagal. Dua blogku yang lain, hmm dibatasi oleh sistem di kantorku supaya sulit diakses.

Pasti ada awal dari sebuah kisah, dan itulah awalannya. Mengapa aku mencoba membuat satu blog baru lagi? Karena gairahku untuk menulis meluap-luap, aku gerah lama sekali tidak bisa mengungkapkannya.

Sebenarnya bisa saja aku menulis di Facebook -yang sekarang sedang luar biasa digandrungi orang-orang. Tapi, tidak, Facebook bukan tempat menuliskan ide-ideku, setidaknya bukan tempat yang tepat. Facebook terlalu terbuka. Maksudku, aku hanya ingin menulis. Alih-alih punya obsesi agar tulisanku dibaca atau dikomentari oleh teman-teman, aku lebih memilih murni menulis. Bisa saja aku mengatur supaya tulisanku berstatus 'privat', tapi yah aku menemukan alasan utamanya: Blog lebih sesuai sebagai tempatku ber-ba-bi-bu.

Sunday, August 03, 2008

Dear All

Waaaahhhh, ternyata masih ada yg mengunjungi blog ini (meski terakhir bulan april 2007, hahahaha). Ada mas didot lagiii, kenapa dia bisa sampai di blog ini dan menulis petuah yang panjang lebarrrr. Padahal yah, aku malah sudah berpetualang ke 3 blog yang lain loh, ada www.blogboleh.com/hannalaila, www.hannalaila.multiply.com, www.friendster.com/blog/hanyanafsu ahahahaha...

Pa kabar semua??? ada yg ngajakin bikin blog anak Klaten lagi...duuhhh tau darimana yah dia blog-ku ini...

Hmm, yg pasti sih sekarang aku berada di dunia lain: Dunia Kerja. Ini pun nge-blog dari kantor. Dunia yg sama sekali masih harus aku pahami. Hoaaaheeemmm.

Aku jarang mengunjungi blogger ini gara-gara si admin tuh, pake nyuruh2 verifikasi account google lagi. Jadi males deh akhirnya...ya wes, sekarang mo posting dulu ke tempat lain ahhh...

kikikikikik ^*^

Thursday, April 12, 2007

Dilema

Teman-teman ada yang ngalamin gak, lahir di tengah-tengah keluarga besar.
Maksudku bukan di tengah2 keluarga yang kayak di iklan mobil apa tuh yang jinglenya: montor cilik sing nunggang gede...
*iya! aku tau aku jayus!
Sekali lagi maksudku adalah di sebuah keluarga di mana masih punya budaya 'trah' atau 'bani',
dengan hubungan kekerabatan keluarga sekunder yang kuat...
gituhhh...

Nah! itulah aku.
Nama keluarga besarku adalah 'Bani Muchsin'
sekarang udah ribuan kali ye anggotannya
lagipula simbah2ku itu pada poligami, trus
dari satu istri aja biasa lahir lebih dari 5 orang anak...
busyettt...
bapakku aja sebelas bersodara
ibuku duabelas bersaudara

Di bani Muchsin itu ada budaya perjodohan juga loh
gak sedikit yang dapet istri/suami sodara sendiri
trus ada budaya 'ngopeni sedulur'
maksudnya kadang ada seorang anak yang ikut budenya
disitu dia dibiayain sekolah dan dihidupi sama budenya itu,
tar kalo dia uda kerja n sukses bisa jadi dia juga 'ngopeni' sodara yang lain.
kalo yang itu sih biasanya salah satu dari sodakoh.
Masih inget gak kalo sodakoh yang pertama tu ama sodara sendiri,
yang kedua baru sama fakir miskin.

Kalo udah diopeni gitu adanya kadang adalah status yang 'dituakan' dan yang 'muda'
sekarang aku ada diposisi yang 'muda' itu.

yang 'ngopeni' aku adalah tante-tante da om-om ku,
ya salah satunya yang kena banjir tu (uda aku tulis di postingan sebelumnya)
merekalah yang biayain aku kuliah, kalo gak ada mereka entah aku bisa kuliah gak.
ya seperti itulah gunanya punya sodara dengan tingkat toleransi tinggi
aku sangat bersyukur sama Allah untuk itu...

Tapi keadaan di atas, oleh seorang pakar sosiologi keluarga bernama Goode
dibilang ada kelemahannya, yaitu
masyarakat dengan budaya keluarga besar kebanyakan gak bisa lepas dari ikatan itu,
terjadi sebuah hubungan sangat ketergantungan dan relasi yang lebih bersifat 'karena segan'
bukan yang murni karena kedekatan atau anggaplah keakraban.

dampaknya itu emang aku rasain sendiri sih, karena udah dibiayain kan buntutnya kita utang budi
trus kita harus nurut ama mereka,
mereka sering negur soal penampilanku
mereka mengharuskanku kerja di jakarta
mereka bilang kok gak pacaran ma orang jawa aja
dan akhirnya ya aku kurang independen...

orang bilang, dalam hidup ada banyak peran...
dan peran sebagai anak di tengah keluarga besar adalah salah satu yang harus aku lakoni
aku mau jadi diriku sendiri sebenarnya...dan bebas menentukan keinginanku
tapi nilai dan norma dalam keluarga besarku itu
menjadikan aku tidak berdaya untuk melangkah ke sana

Tuesday, February 27, 2007

Lama

Udah lama gak nulis di sini...
Hari ni aku lagi bermasalah
Memikirkan masalah yang harusnya gak dipikir berat
ada apa sih? duh, aku pengen bobo trus bangun2 udah gak ada pikiran ini lagi
nulis di blog pun gak bisa sebebasnya
oeaahhhhhhhh
aku pengen teriak...
aku pusing
aku pusing
why you all people cant undertstand me?
im sick
im tired

Monday, November 06, 2006

Sepedaku yuhuuuu

yang paling aku suka adalah
perjalananku dari kos ke kampus
atau dari kos ke tempat tongkronganku di B21
naek sepeda

aku keluar dari kos dengan bangganya
karena di kos hanya aku yang pake sepeda

aku melaju di jalan dengan bangganya
aku ngebut di atas sepeda

aku berhenti di lampu merah
meski sempat minder
dan sebel gara-gara asap motor
tapi aku tetap bangga
karena aku bersepeda
dan sepedaku tidak mengeluarkan asap

aku melewati jalan itu
jalan turunan itu
dan melaju dengan kencangnya

aku belok di belokan balairung
dan aku masih bangga

jika suatu waktu gerbang di belokan itu tutup
aku bisa mengangkat sepedaku
melewati gerbang kecil utara balairung
sementara pengendara motor can not do it

aku juga bangga karena aku mematuhi rambu-rambu
sementara motor-motor itu tidak
padahal aku naek sepeda!hohoho

kemudian kumasuki gerbang kampusku
di antara antrean motor
aku bangga sekali
meski hanya ada satu tempat parkir kecil
berukuran 2x4 meter untuk sepeda
di antara 1000 meter persegi area parkir FISIPOL UGM
di antara ratusan sepeda motor itu!

See u...

19 Oktober 2006

Aku memutuskan untuk bersamamu atas sejuta harapan
satu harapan yang paling besar adalah
agar dapat bertahan denganmu

Meskipun perasaanku terkadang masih ragu
pun aku tak bisa begitu saja melupakan masa lalu
tapi aku mau berusaha
agar dapat bertahan denganmu

Engkau kuraih bukan dengan mudah
dan kita menjalin hubungan bukan kebetulan
seringkali dengan pikiran sendiri lah kita berperang
tapi aku mau meyakinkan diriku
agar dapat bertahan denganmu

Sayangku, sore nanti kamu berangkat
aku tak bisa membayangkan betapa aku merindukanmu esok
tak terkira bagaimana dua minggu kita terpisah
tapi aku akan menunggu hingga kau kembali
agar aku
dapat bertahan
selamanya denganmu

Sunday, October 08, 2006

Bapakku Ulang Tahun


Bapakku ulang tahun. Tanggal 11 September 2006 kemarin. Tepat yang ke 50.
Bapakku berkepala lima sekarang. Oh Bapakku tersayang...
Bapakku banyak uban, meski dengan pe-de beliau mewarnai rambutnya menjadi merah,
Oh Bapakku tersayang...

Jadi ingat, saat-saat kami sekeluarga membuat syukuran ulang tahun bapak.
Kemarin ataupun tahun-tahun sebelumnya. Sama. Tak ada yang berbeda.
Bapakku tertawa bahagia mendapati anak-anaknya menyiapkan sesuatu dengan diam-diam,
sembari berkata dengan ke-ge-er-an: 'Siapa sih yang ulang tahun?'

Bapak, semoga Allah senantiasa memberikan yang terbaik untukmu.
Mengampuni semua dosa dan kesalahanmu.
Memberimu khusnul khatimah jika tiba waktumu nanti.

Monday, September 25, 2006

Something New: Herpetologi

Hari Sabtu tanggal 23 September kemaren, aku bertemu dan ngobrol
dengan temanku satu organisasi. Lama nggak ketemu dia,
ternyata dia tambah cakep dan keren dengan gaya harajukunya.

Tapi bukan itu yang penting.

Berita terbaru dari dia adalah, sekarang dia asyik dalam komunitas barunya yaitu klub herpetologi (di bawah naungan Fak Biologi UGM sepertinya).
Wah, kata herpetologi itu masih asing ditelingaku.

Akhirnya dia menceritakan tentang kegiatan barunya itu.
Konon... (cie!) setelah berita hangat tentang Steve Irwin yang meninggal akibat disengat ikan pari, muncul, kajian tentang herpetologi mulai banyak digemari. Sebenarnya bukan setelah Steve mati sih, tapi karena acaranya di TV yang booming itu, The Discovery Channels yang ngutak atik tentang buaya, ular dan semacamnya. Terus pas dia mati,tambah banyak yang suka sama herpetologi getoo.

Apa sih herpetologi?

Herpetologi secara gampangnya adalah ilmu yang mempelajari tentang reptilia dan amphibia. Tapi secara harfiahnya, herpeto dari herpeton yang artinya hewan yang jika berdiam diri dan berjalan, perutnya menempel dengan tempat dimana dia berada, terus logi dari logos yang artinya ilmu. Jadilah herpetologi, ilmu yang mempelajari bla bla bla itu!

Lebih spesifik lagi, obyek yang dipelajari dibagi menjadi 5 divisio. Antara lain : serpentes (bangsanya ular), testudinata (bangsanya kura-kura), lacertilia (bangsa kadal, cecak, tokek), terus corcodilia (bangsanya buaya! kalau buaya darat gak tau tuh termasuk apa nggak!), sama yang terakhir amphibia(bangsa kodok dan katak*).
Kenapa ku kasih tanda bintang? Soalnya katak ma kodok tu ternyata beda sodara-sodara!
Katak dengan nama kerennya rana memiliki anatomi tubuh lebih ramping dengan kulit halus.
Sementara kodok dengan nama keren bufo, memiliki anatomi tubuh lebih gendut dan kulit berkutil.

Sekian laporan dariku...

Di Gapura ini, Tergantung Cita-Cita UGM

Tau nggak sih, Gapura UGM yang WAH itu, ternyata terinspirasi dari bentuk Candi Bentar yang dibangun pada masa Kerajaan Majapahit lho! Pada masa itu jualah, Mahapatih Majapahit, Gadjah Mada hidup.

Gapura setinggi 19 meter tersebut didesain oleh seorang arsitek dari UGM sendiri yang bernama Soewandi Indanu.Mengapa tingginya 19 meter? Karena angka 19 adalah
tanggal kelahiran UGM (19 Desember 1949. RED). O iya, bulan kelahirannya juga disimbolkan dengan tinggi bagian belakangnya. Yaitu tinggi susunan elemen garis-garis haorizontal dari plat stainless steel yang mencapai 12 meter. Jumlah platnyasendiri ada 49 buah, yang mengisyaratkan tahun berdirinya UGM.

Nah, bentuk gapura yang menjulang menghadap langit itulah yang melambangkan bahwa UGM mempunyai cita-cita menyongsong masa depan yang lebih baik.

(Disarikan dari Bulaksumur Pos edisi Dies Natalis UGM 56. Dapat diakses di www.skmbulaksumur.ugm.ac.id)

Thursday, September 14, 2006

Persahabatan adalah

"Persahabatan adalah menghargai orang lain, dan bukannya mencemaskan seberapa besar mereka menghargai kita".

Kadang aku pikir, kata-kata di atas bulshit! (aku lagi gila soalnya)

Teringat

"Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Ketika kita berciuman?

Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat..."

Mendung. Musim hampir berganti. Aku suka suasana seperti ini. Suasana saat hujan menghangatkan kita, sembari minum teh bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Tapi, aku takut, saat hujan lebat dan aku sendirian. Ya. Aku takut sendirian. Aku sangat takut sendirian. Padahal sebenarnya kita memang sendirian di dunia ini.

Saat musim hujan datang. Aku akan di depan komputer, mengetik tugas dan mengingat bahwa setahun yang lalu, barangkali juga tahun depan, aku dihimpit banyak tugas.

Monday, September 11, 2006

Lupa judulnya - Jikustik...

saat malam datang kau buat diriku
gelisah tuk tentukan ke mana langkahku
yang tlah bimbang kan semua yang pernah terucap
ku sesali yang pernah ada

saat pagi menjelang tuk segarkan hati
tak jua hapuskan semua bebanku ini
tak tahu mengapa semua terjadi
dihantui bersalah padamu

maafkan aku
bila menginginkanmu tak sepenuh hatiku
tak sepenuh jiwaku lagi
karna tlah biasa
ampuni aku
bila ku sakiti hati tuk kesekian kali
dan tak mungkin terobati lagi
lupakanlah saja diriku ini

karna ku tak pantas untukmu

Hati yang tak pasti


Aku bingung harus bagaimana, perasaanku sekarang tak lagi sama. Apakah ini berarti perasaanku dulu cuma hasrat?
Tapi aku ingin sekali agar perasaan itu tumbuh, berkembang dan abadi, meskipun detik ini semua tampaknya tak mungkin.
Ada sesuatu yang hilang dan ingin aku miliki kembali.
Aku ingin menggapainya suatu saat, ketika keadaan berubah.
Dan aku akan tersenyum bahagia, bergairah dan bergelora karena aku mendapat satu hidup baru.

Friday, September 08, 2006

Bentar lagi Ramadhan datang!

Hanya satu pintaku ya Allah, pertemukanlah aku dengannya...
Banyak yang ingin aku perbaiki bersamanya...T-T

Old me

Biarkan aku mencintaimu
walau kau hanya menganggapku
sebagai teman biasamu

Maka rasakanlah
jika hidupmu terasa sepi
tanpa ku di sisimu

saat itulah
kau mulai belajar menyayangiku

Martinus Prabowo

Ketika kuingat sesuatu lewat jaga tengah malam
aku baru tahu
ada banyak yang telah hilang
yang coba kuingat

Ketika lewat jaga tengah malam
ada sesuatu yang tak terucap
dengan bahasa manusia

Ketika lewat jaga tengah malam
yang meradang akan pulang

Ketika lewat jaga tengah malam
ya! waktu itu semuanya
tampak sebagai aliran maya tak berujung

Semua yang hilang, yang terpendam,
yang muncul dan yang meledak
kuingat saat lewat jaga tengah malam

(SMUN 1 Klaten, 12 Juni 2002)