Showing posts with label senangnyaa. Show all posts
Showing posts with label senangnyaa. Show all posts

Thursday, December 04, 2014

Masalah Selama Kehamilan? (Diary Bumil Polos Bagian #2)

Kehamilan saya memasuki minggu ke 12. Segala hal berlangsung santai seperti di pantai. Walau di pantai tidak sesantai yang saya katakan mungkin. Yah, kenyataannya ada juga secuil-dua cuil kejadian. Kejadian yang jamak adalah perut kembung, semacam terjadi peningkatan asam lambung yang drastis semenjak hamil dan bikin saya lumayan tidak nyaman.

Konon meningkatnya produksi asam lambung pada ibu hamil wajar, disebabkan bertambahnya produksi hormon kehamilan (oh gosh, pregnancy is all about hormonal matters). Solusinya tentu dengan menghindari penyebab perut kembung. Bagi yang sering menderita maag, akan familiar terhadap treatment ini (dan kebetulan saya adalah salah satunya).

Menghindari minum kopi dan konsumsi coklat berlebih (yang mana saya adalah penggemarnya), menghindari minum teh berlebih (walau masih diizinkan, apalagi kalo ditambah jahe itu bikin hangat perut ibu hamil, kenyataannya setiap hari ada saja waktu saya minum teh, hehehe), menghindari kacang-kacangan (jadi eneg juga sih pas hamil, terutama sama sambal kacang temannya pecel, baso tahu, kupat tahu dan batagor, asli saya jadi menghindari makanan-makanan tersebut) dan amat sangat mengurangi konsumsi makanan pedas dan berkuah kental (ampuuunnnn padahal saya penyuka makanan pedas).

Sama seperti treatment pada penderita maag, makan sedikit tapi sering lebih nyaman daripada makan tiga kali tapi banyak, apalagi makan terus dan banyak (yaeyaaalaahh). Lagian jadi bumil tu cepet laper mana bisa makan hanya tiga kali (kemudian terdengar gumaman dari sebelah: perasaan si Hanna gak hamil aja juga makan terus, wkwkwk). Tips bu bidan adalah sediakan cemilan yang agak-agak sehat di rumah maupun kantor, jadi saya sekarang ceritanya adalah penyetok setia berbagai jenis biskuit.

Selain perut kembung, masalah lain adalah sugesti otak terhadap enak tidaknya makanan. Tapi sodara-sodara, sekali lagi itu adalah sugesti. Karena anehnya makanan yang dianggap otak saya ngga enak, tapi pas dimakan, menurut lidah saya kok enak yaa. Kayaknya ini masalah gak penting. ==> masalah mana sih buat ibu hamil yang penting, orang mirip menstruasi kok indikasinya, cuma ini berlangsung lebih lama.

Hidung dan lidah yang lebih sensitif mungkin juga salah satu diantara banyak hal ihwal kehamilan ini. Oiya ada juga persoalan keputihan, lagi-lagi ini juga masalah hormon dan wajar. Yah, sepertinya kehamilan saya saat ini memang termasuk kehamilan cuek bebek. Kalau kata teman-teman, kehamilan kebo. Karena, syukur alhamdulillah, saya tidak merasa mual, tidak muntah dan tidak ngidam. Bayinya pun tidur terus di perut dong, orang bilang kayak ibunya. Ah perasaan saya bukan orang seperti itu.

Kesimpulannya, mohon maaf pada blogger yang berharap dapat tips-tips kehamilan yang banyak dari saya, soalnya yaa gimana mau ngasih tips, wong saya aja cenderung cuek dan kelihatan adem ayem pas hamil ini. So all I wanna say is...have a fun pregnancy moms! :)

Wednesday, July 07, 2010

Suatu Hari di Kebun Binatang


Apa yang dilakukan seorang cewek berumur 25 tahun di kebun binatang?
Mengajak ponakan jalan-jalan?...bukan
Atau mengajak anaknya jalan-jalan bersama sang suami?...boro-boro, suami aja belom punya
Melakukan observasi?...walah diriku bukan mahasiswi program spesialis kedokteran hewan
Melakukan kegiatan amal Happy Zoo?...hehehe...hampir benar

Jadi, memang ada kegiatan amal bernama Happy Zoo, tapi kegiatan tersebut diadakan sama temanku bersama komunitas 'Jatinangor 16 May'-nya.

Aku ikut, sebagai salah satu donaturnya, tidak banyak, tapi aku boleh bergabung piknik bersama 100 orang anak dhuafa di Kebun Binatang Kota Bandung. Wow, tidak kulewatkan kesempatan ini. Sudah lama aku ingin sekali pergi ke kebun binatang, tapi di usiaku, aku sempat kesusahan mencari alasan aku kesana. Hingga akhirnya datang ajakan dari temanku itu.

Pagi-pagi, bersama seorang temanku yang lain, kita berangkat dengan bersemangat. Setelah ikut kegiatan bersama anak-anak, termasuk bergoyang-goyang lincah mengikuti tarian-yang-namanya-aku-lupa; kita berkeliling kebun binatang.

Dengan bangga kita berfoto dengan buaya, makhluk yang betah sekali berpose dengan mulut menganga dalam waktu yang lama. Sampai terpikir mungkin buaya masa kini sudah mengerti trend pose alay.

Sambil tersenyum-senyum, kita mengamati kura-kura berbagai ukuran. Sembari terheran-heran dan bergidik, kita berebutan antre dengan anak-anak demi melihat ular-ular berwarna warni. Ular berwarna ijo lucu juga kupikir, hiii...

Di kompleks burung, banyak burung-burung unik dan langka. Mereka juga pintar, dikasih makan kacang nurut -hehehe ya iyalaah. Burung merak jantan, indah sekali, subhanallaah, bulunya warna biru, ekornya panjang. Sayang gak ada yang mau melebarkan ekornya. Mungkin Burung merak betinanya jarang ke salon jadi kurang menarik perhatian burung merak jantan sehingga mereka males nunjukin keindahan ekornya. Terus yang paling menarik adalah burung hantu, lucuuunyaaa minta ampun, gemesin, sampai terbersit niat menculik salah satu dan memeliharanya, hihihi.



Ada kudanil nyebelin, yang pas mau ditonton malah berendem gak muncul-muncul dari kolam air. Terus ada kumpulan siamang, kera yang ternyata punya kantong suara di lehernya. Mereka teriak bersahut-sahutan hingga menarik perhatian banyak pengunjung kebon binantang.

Harimau dan singa adalah binatang yang aku sukai juga, karena mereka juga lucu dan gemesin *gak ada kata-kata lain, hiks. Ada juga beruang madu dan beruang coklat, slruppp...

Oh satu lagi binatang nyebelin, si kalong, kelelawar yang pas ditonton malah tidur, tidur kebalik lagi sambil gelantungan.

Jalan-jalan ditutup dengan makan ayam goreng tepung dan es krim di sudut kebun binatang, fyuhh.

Kesimpulannya: menyenangkan sekali. Dengan melihat binatang-binatang itu aku jadi ingat betapa Allah Maha Kuasa dan Maha Indah. Selain menghilangkan penat, setidaknya ada saat dimana aku bisa melihat makhluk hidup dan bernyawa selain manusia, bukan barang buatan seperti laptop (saat aku di kantor) atau baju dan sepatu (saat pergi ke mall) atau buku atau makanan.

Aku merasa hidup jadi lebih hidup.

Sunday, March 22, 2009

Anak kecil yang merasa belum dewasa, belajar dari banyak hal

Judulnya mungkin gak bakal nyambung sama apa yang aku tulis. Aku hanya ingin menulikan hal-hal kecil yang aku ingat dan membuat aku terbelalak 'Wow, sungguh menyenangkan hidup ini'. ceritanya begini :

Sabtu ini aku menumpahkan segelas kopi di lantai kamar. Hanya gara-gara aku penasaran satu butir almond yg tadinya bertenger rapi di atas donat yang aku makan, tiba-tiba melompat kesenggol jatuh di bawah tempat tidurku. Langsung aku beratraksi, turun untuk mengintipnya, nungging dengan suksesnya.

Tiba-tiba, prang, gelas jatoh, kena kaki, kopi tumpah, hasratku untuk minum kopi sambil makan donat pagi-pagi langsung musnahh. Kopi yang baru ku-sruput sekali ituuu, tumpaaahhh.

Yaaa, bukan kopinya sih yg aku pikirkan. Tapi tumpahan kopi itu mengalir ke balik kolong tempat tidurku dan artinya AKU HARUS NGEPEL LANTAI SAMPAI KE KOLONG-KOLONG TEMPAT TIDURKU, padahal: AKU PALING TIDAK SUKA PEKERJAAN MENGEPEL LANTAI, dan asal tau aja LANTAI KAMARKU TERAKHIR AKU PEL BULAN JULI 2008.

Uhuk uhuk uhuk, segalanya berharga, gak ada yg sia-sia. Hikmahnya : tentu saja aku harus, terpaksa dan bersusah payah mengepel lantai. Dan hasilnya : kamarku bersih dan haruummm, sambil sekalian olah raga di pagi hari. Huekekeke...

Tapi teteup, aku paling gak suka mengepel lantai!!! susah bowww...